Alasan Dibalik Target Raja Yan Zhu pada Luo Feng: Dua Nama yang Membuatnya Ciut

View Supnewz Feeds
Raja Yan Zhu Swallowed Star

Setelah melalui peristiwa ledakan yang mengguncang dalam episode 165 Swallowed Star (吞噬星空), Luo Feng kembali dihadapkan pada masalah baru. Kali ini, ancaman datang dari Raja Yan Zhu (魇烛王), seorang sosok dengan ranah kultivasi Undying level Raja (封王不朽) yang terlihat begitu agresif terhadapnya. Apa yang menyebabkan Raja Yan Zhu begitu memusuhi Luo Feng? Jawabannya ternyata berkaitan dengan hubungan masa lalu dan dua nama yang berhasil mengubah situasi.

Dendam Terselubung terhadap Sang Guru

Raja Yan Zhu sejatinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Luo Feng. Motivasi utamanya justru berasal dari persaingan lama antara dirinya dan guru Luo Feng, Raja Zhen Yan (真衍王). Dalam novel aslinya, Raja Yan Zhu dikenal sebagai sosok yang sering kalah dalam persaingan dengan Raja Zhen Yan. Sifatnya yang picik dan mudah iri membuatnya menyimpan dendam. Ketika mengetahui bahwa Luo Feng adalah murid Raja Zhen Yan, ia sengaja memanfaatkan insiden ledakan untuk menekan Luo Feng.

Tindakan Raja Yan Zhu mencapai puncaknya ketika ia berusaha melakukan "penggeledahan pikiran" (soul search) terhadap Luo Feng, sebuah metode keji yang tidak hanya melanggar privasi, tetapi juga berisiko merusak ingatan. Penolakan keras Luo Feng memaksanya mencari cara lain, seperti memenjarakan Luo Feng. Namun, jelas bahwa inti konflik ini adalah upaya Raja Yan Zhu untuk melukai Raja Zhen Yan secara tidak langsung melalui muridnya.

Dua Nama Pengubah Permainan

Dalam situasi kritis, Luo Feng menyadari bahwa kekuatannya tak sebanding dengan Raja Yan Zhu. Ia pun mengambil strategi dengan mengandalkan pengaruh pihak lain. Dua nama ia sebutkan: Jiu Jian Zun Zhe (九剑尊者) dan Tian Shi Gong Zhu (天蚀宫主).

  • Jiu Jian Zun Zhe: Seorang ahli kosmik berlevel Universe Master (宇宙尊者) yang membawahi kelompok genius tempat Luo Feng berada. Meski hubungan mereka tidak terlalu dekat, status Luo Feng sebagai bagian dari kelompoknya memberi legitimasi untuk menggunakan nama ini.
  • Tian Shi Gong Zhu: Sosok legendaris berlevel Cosmic Overlord (宇宙霸主), hampir setara dengan dewa dalam hierarki kekuatan. Pertemuan singkat Luo Feng dengannya di Blood洛大陆 menjadi senjata tak terduga.

Kedua nama ini sukses membuat Raja Yan Zhu gentar. Meski ayahnya, E Huo Zun Zhe (蚀火尊者), juga seorang Universe Master, kekuatan Tian Shi Gong Zhu jauh di atasnya. Mendengar nama Tian Shi Gong Zhu, Raja Yan Zhu langsung mengurungkan niatnya untuk menyakiti Luo Feng.

Strategi Cerdik dan Dampaknya

Luo Feng sebenarnya "membesar-besarkan" hubungannya dengan Tian Shi Gong Zhu. Namun, trik ini membuktikan bahwa reputasi dan jaringan aliansi bisa menjadi tameng efektif di dunia yang dipenuhi hierarki kekuatan. Raja Yan Zhu, yang awalnya arogan, akhirnya takut mengambil risiko melawan figur selevel Tian Shi Gong Zhu.


Konflik antara Raja Yan Zhu dan Luo Feng bukan sekadar perselisihan pribadi, melainkan cerminan persaingan antar-level kekuatan dan dendam historis. Kepiawaian Luo Feng dalam memanfaatkan "nama besar" tanpa berbohong langsung menunjukkan kecerdikannya bertahan di dunia yang kejam. Kisah ini juga mengingatkan betapa pentingnya membangun hubungan strategis dalam menghadapi musuh yang lebih kuat.